...lembaran-lembaran itu tercecer lagi, ah nampaknya sudah tidak ada yang mau menata dan mengurus lagi. Bagaimana tidak apa istimewanya kertas-kertas kusam berdebu itu, toh kalo disimpan membuat kamarku semakin sempit saja. Tapi setidaknya dibalik itu semua ada berjuta-juta rasa gundah gulana dari sang penulisnya. Jelas sekali sebagian goresan-goresan tintanya kabur tertindih air mata. Ah mungkin sang penulis habis mengupas bawang didapur atau mungkin ada debu yang masuk kematanya. Mustahil kalau terus-terusan begitu. Disetiap lembaran tulisanya selalu ku temukan bekas percikan air yang tak lain adalah tetesan air mata.
Aku hanya bisa memandangi tulisan-tulisan itu. Entah apa maksudku akupun juga tak tahu. Setiap ku goreskan tinta itu seolah ujung pena itu telah menyatu dengan jiwaku...
Blog archive
Diberdayakan oleh Blogger.
Home Town
Popular Posts
Profil
- zarie-artsview
- Belitang, OKU Timur, Palembang, Sumsel, Indonesia
- Let's find our own way!!!

..wew..
..fabulous words..
What??
I don't know what u mean,